Pembuatan Pupuk Palsu Terbongkar
Nahyudi
10/02/2012 07:23 | Pemalsuan
Liputan6.com, Depok: Aparat Kepolisian Sektor Cimanggis, Depok, Jawa Barat, membongkar jaringan pemalsuan pupuk, Kamis (9/2). Polisi juga meringkus lima orang komplotan tersebut dan menyita 48 ton pupuk siap edar sebagai barang bukti. Lima tersangka dicokok di dua tempat berbeda antara lain Tedy, Sutrisno, Romi, Suhendi, serta Nandang. Ali juga dibekuk berkat pengembangan penyelidikan polisi saat membuat pupuk palsu di Sukabumi, Jabar.
Pupuk palsu dibuat menggunakan bahan baku tepung batu serta zat pewarna. Selama dua tahun pupuk dikirim dari Sukabumi menuju beberapa kota dan pulau di Indonesia. Ini jelas merugikan para konsumen, terlebih para petani yang menggunakan pupuk palsu.
Para tersangka yang sudah beraksi selama dua tahun ini dijerat Undang-undang Pembudidayaan Tanaman dan Perlindungan Konsumen. Pelaku terancam hukuman enam tahun penjara.(AIS)
Pupuk palsu dibuat menggunakan bahan baku tepung batu serta zat pewarna. Selama dua tahun pupuk dikirim dari Sukabumi menuju beberapa kota dan pulau di Indonesia. Ini jelas merugikan para konsumen, terlebih para petani yang menggunakan pupuk palsu.
Para tersangka yang sudah beraksi selama dua tahun ini dijerat Undang-undang Pembudidayaan Tanaman dan Perlindungan Konsumen. Pelaku terancam hukuman enam tahun penjara.(AIS)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...

