Polisi Berstatus Tersangka Dikeroyok Keluarga Korban

  • Berita
  • 0
  • 30 Jul 2011 22:51
Liputan6.com, Medan: Seorang anggota polisi Brigadir Satu Vico Panjaitan tersangka kasus penembakan petugas kebersihan Bank Rakyat Indonesia, Dermawan, dikeroyok keluarga korban saat berada di sebuah warung Internet di Medan, Sumatera Utara, Sabtu (30/7). Keluarga korban kesal karena tersangka bisa melenggang bebas meski sedang menjalani proses hukum.

Vico yang hanya menggunakan kaos dalam dan celana pendek dibawa paksa keluar dan langsung dibawa ke mobil. Meski sempat meronta, Briptu Vico tak dapat berbuat banyak karena banyaknya jumlah warga yang mengepungnya. Tangan dan kakinya pun diikat. Selanjutnya, anggota Kepolisian Resor Kota (Polresta) Medan itu dibawa ke rumah orangtua korban di Pasar Lima Lembung.

Setibanya disana, kemarahan keluarga korban masih berlanjut. Vico yang masih dalam keadaan terikat dipertontonkan kepada warga. Salah satu saudara korban pun jatuh pingsan saat melihat tersangka tidak menjalani hukuman atas perbuatannya.

Beberapa saat kemudian, sejumlah aparat Polda Sumut berpakaian preman mendatangi keluarga korban. Sempat tejadi adu mulut, karena  keluarga tak bersedia melepaskan ikatan Vico dan menyerahkannya ke petugas. Polisi beralasan proses hukum penembakan Dermawan kini sedang diproses di Kejaksaan Negeri Medan.

Saat dikonfirmasi, pihak Kejari Medan, melalui pesan singkat, beralasan Vico saat ini berstatus tahanan luar. Tersangka dikenakan pasal 359 KUHP yakni kelalaian yang menyebabkan kematian orang lain dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.

Kasus itu bermula saat Briptu Vico tanpa sengaja menembakkan senjata api ke arah Darmawan, akhir Mei lalu. Warga Tembung itu pun akhirnya tewas setelah sempat dilarikan ke Rumah Sakit Tembaku Deli [baca: Dor! Petugas Kebersihan Itu pun Roboh].(ADI/YUS)

Comments 0
Sign in to post a comment