Petugas Karantina Hewan Sita Dua Ton Celeng
Ariel Maranoes
02/02/2010 22:30 | Makanan
Liputan6.com, Merak: Petugas Karantina Hewan Merak, Banten, Selasa (2/2), menyita dua ton daging babi hutan alias celeng. Daging yang diangkut truk asal Sumatra itu tidak berbekal dokumen resmi, termasuk surat keterangan kesehatan muatan.
Ketika diperiksa di laboratorium, diketahui daging celeng yang hendak dipasarkan di sejumlah pasar Pulau Jawa itu mulai membusuk. Guna mencegah menjangkitnya penyakit dari hewan, petugas langsung memusnahkannya dengan cara dibakar. Dugaan sementara, daging akan dibuat dendeng, bakso, dan jenis makanan berbahan baku daging.
Menurut Kepala Karantina Merak Agus Susanto, sopir truk bernama Rohili mengaku tidak mengetahui kalau muatan yang dibawanya ternyata daging babi. Yang ia ketahui, muatannya berisi tumpukan buah duku. Hingga kini polisi masih menahan sopir dan muatannya di Kantor Kesatuan Pelaksana Pengamanan Pelabuhan Merak.(OMI/ANS)
Ketika diperiksa di laboratorium, diketahui daging celeng yang hendak dipasarkan di sejumlah pasar Pulau Jawa itu mulai membusuk. Guna mencegah menjangkitnya penyakit dari hewan, petugas langsung memusnahkannya dengan cara dibakar. Dugaan sementara, daging akan dibuat dendeng, bakso, dan jenis makanan berbahan baku daging.
Menurut Kepala Karantina Merak Agus Susanto, sopir truk bernama Rohili mengaku tidak mengetahui kalau muatan yang dibawanya ternyata daging babi. Yang ia ketahui, muatannya berisi tumpukan buah duku. Hingga kini polisi masih menahan sopir dan muatannya di Kantor Kesatuan Pelaksana Pengamanan Pelabuhan Merak.(OMI/ANS)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...


