Seorang Wanita Tewas di Kamar Hotel
Wendy Surya
02/02/2010 21:01 | Kasus Pembunuhan
Liputan6.com, Sumedang: Seorang perempuan ditemukan tewas di dalam kamar nomor 5 Hotel Anjung Tirta, Sumedang, Jawa Barat, Selasa (2/2).
Mayat perempuan yang diperkirakan berumur 37 tahun ini, pertama kali ditemukan oleh seorang pegawai hotel bernama Rudi Ali. Saat ditemukan kondisi wanita ini dalam keadaan telentang di kasur dengan hanya mengenakan kaus dan celana dalam. Sementara lehernya bersimbah darah dan nyaris putus akibat sabetan senjata tajam.
Menurut keterangan pegawai hotel, perempuan tersebut datang bersama seorang lelaki asal Kampung Sinar Baru, Samarang, Garut, Jabar. Laki-laki itu mengaku bernama Asep Mulyana. Mereka datang menggunakan angkutan umum. Keduanya sempat memesan tahu Sumedang dan setelah itu tak pernah lagi keluar kamar. Para pegawai hotel tidak curiga karena mereka tak mendengar suara ribut dari dalam kamar. Mereka baru curiga karena saat check in, penghuni kamar tak kunjung keluar.
Personel Kepolisian Resor Sumedang yang tiba di lokasi kejadian langsung mengadakan olah tempat kejadian perkara. Di dalam kamar polisi menemukan sebuah telepon seluler dan dompet putih berisi kartu tanda penduduk (KTP) atas nama Nanih, warga Darmaga, Sumedang Selatan. Di kamar mandi petugas menemukan sebilah golok yang masih berlumuran darah.
Dari hasil penyelidikan sementara, polisi menduga perempuan itu tewas dibunuh di kamar mandi. Pelaku kemudian membawa korban dan membaringkannya di kasur. Dugaan ini diperkuat dengan ditemukannya bercak darah dan jejak kaki dari arah kamar mandi. Sejauh ini polisi masih memintai keterangan sejumlah saksi, termasuk pegawai hotel untuk mengungkap pelaku dan motif pembunuhan. Sementara korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih, Bandung untuk diotopsi.(IAN)
Mayat perempuan yang diperkirakan berumur 37 tahun ini, pertama kali ditemukan oleh seorang pegawai hotel bernama Rudi Ali. Saat ditemukan kondisi wanita ini dalam keadaan telentang di kasur dengan hanya mengenakan kaus dan celana dalam. Sementara lehernya bersimbah darah dan nyaris putus akibat sabetan senjata tajam.
Menurut keterangan pegawai hotel, perempuan tersebut datang bersama seorang lelaki asal Kampung Sinar Baru, Samarang, Garut, Jabar. Laki-laki itu mengaku bernama Asep Mulyana. Mereka datang menggunakan angkutan umum. Keduanya sempat memesan tahu Sumedang dan setelah itu tak pernah lagi keluar kamar. Para pegawai hotel tidak curiga karena mereka tak mendengar suara ribut dari dalam kamar. Mereka baru curiga karena saat check in, penghuni kamar tak kunjung keluar.
Personel Kepolisian Resor Sumedang yang tiba di lokasi kejadian langsung mengadakan olah tempat kejadian perkara. Di dalam kamar polisi menemukan sebuah telepon seluler dan dompet putih berisi kartu tanda penduduk (KTP) atas nama Nanih, warga Darmaga, Sumedang Selatan. Di kamar mandi petugas menemukan sebilah golok yang masih berlumuran darah.
Dari hasil penyelidikan sementara, polisi menduga perempuan itu tewas dibunuh di kamar mandi. Pelaku kemudian membawa korban dan membaringkannya di kasur. Dugaan ini diperkuat dengan ditemukannya bercak darah dan jejak kaki dari arah kamar mandi. Sejauh ini polisi masih memintai keterangan sejumlah saksi, termasuk pegawai hotel untuk mengungkap pelaku dan motif pembunuhan. Sementara korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih, Bandung untuk diotopsi.(IAN)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...

