Tak Bisa Bahagiakan Istri, Lelaki Gantung Diri
Iwan Taruna dan Syamsul Al Timen
26/01/2010 18:09 | Bunuh Diri
Liputan6.com, Makassar: Seorang pedagang bakso keliling mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di kamar kosnya, Kelurahan Gunungsari, Rappocini, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (26/1). Marswin bunuh diri karena tidak bisa membahagiakan istri dan satu anaknya. Marswin juga takut ditinggal istri lantaran tak punya pekerjaan tetap.
Alasan korban bunuh diri diketahui dari sepucuk surat yang tergeletak di kamar kos. Adapun jasad Marswin diketahui pertama kali oleh pemilik kos yang curiga korban tak keluar kamar seharian. Kecurigaan pemilik kos bertambah karena pintu terkunci. Bersama warga, pemilik kos lalu membongkar pintu dan melihat jasad korban tergelantung.
Polisi belum memastikan penyebab bunuh diri Marswin. Meski polisi menemukan surat yang ditinggalkan Marswin, penyelidikan tetap dilakukan. Istri korban, Darma yang sehari-hari bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Makassar mengaku tidak tahu kejadian yang menimpa suaminya. Darma sempat jatuh pingsan saat melihat jasad suaminya.
Darma menuturkan hubungannya dengan suaminya baik-baik saja. Selama berkeluarga dan dikarunia satu anak, Marswin tak pernah mengeluh. Usai dilakukan olah tempat kejadian, polisi membawa mayat Marswin ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk diotopsi.
Bunuh diri kerap menjadi jalan pintas bagi masyarakat yang sudah putus asa menghadapi hidup yang serba sulit. Masalah ekonomi menjadi alasan masyarakat untuk melakukan tindakan di luar akal. Keseriusan pemerintah dalam mengatasi kemiskinan sangat
diharapkan.(JUM)
Alasan korban bunuh diri diketahui dari sepucuk surat yang tergeletak di kamar kos. Adapun jasad Marswin diketahui pertama kali oleh pemilik kos yang curiga korban tak keluar kamar seharian. Kecurigaan pemilik kos bertambah karena pintu terkunci. Bersama warga, pemilik kos lalu membongkar pintu dan melihat jasad korban tergelantung.
Polisi belum memastikan penyebab bunuh diri Marswin. Meski polisi menemukan surat yang ditinggalkan Marswin, penyelidikan tetap dilakukan. Istri korban, Darma yang sehari-hari bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Makassar mengaku tidak tahu kejadian yang menimpa suaminya. Darma sempat jatuh pingsan saat melihat jasad suaminya.
Darma menuturkan hubungannya dengan suaminya baik-baik saja. Selama berkeluarga dan dikarunia satu anak, Marswin tak pernah mengeluh. Usai dilakukan olah tempat kejadian, polisi membawa mayat Marswin ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk diotopsi.
Bunuh diri kerap menjadi jalan pintas bagi masyarakat yang sudah putus asa menghadapi hidup yang serba sulit. Masalah ekonomi menjadi alasan masyarakat untuk melakukan tindakan di luar akal. Keseriusan pemerintah dalam mengatasi kemiskinan sangat
diharapkan.(JUM)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...


