Ibu Tega Bantai Lima Anaknya

Dohar Franklin Sianipar
29/12/2009 23:24 | KDRT
Liputan6.com, Ulugawo: Hanya karena tak setuju anak-anaknya dibawa merantau oleh sang suami, seorang ibu warga Dusun VI, Desa Fatodano, Kecamatan Ulugawo, Nias Selatan, Sumatra Utara, Sabtu dini hari silam, tega membantai lima anaknya saat terlelap. Tiga dinyatakan tewas seketika, sementara dua lainnya kritis dan hingga saat ini dirawat di Rumah Sakit Gunung Sitoli.

Salah seorang bocah berumur tujuh tahun yang selamat dari pembantaian sang ibu, Nduru masih koma dan dirawat intensif oleh tim dokter RS Gunung Sitoli, Sumut. Korban mengalami luka serius di bagian kepala. Sementara adiknya, Kariman yang masih balita juga terluka di bagian kepala, leher, dan punggung, akibat tebasan sebilah parang. Sedangkan tiga korban tewas yaitu Feridan Nduru, Fonaha Nduru, dan Ferius Nduru. Ketiganya kemudian dikuburkan di Tempat Pemakaman Umum Desa Fatodano.

Sulitnya medan menuju lokasi kejadian membuat penanganan kasus tersebut terhambat. Betapa tidak, desa tersebut letaknya terpencil dan butuh waktu enam jam dan harus ditempuh dengan berjalan untuk sampai di lokasi kejadian. Namun, sang ibu yang tega menghabisi nyawa anaknya sudah ditangkap. Sejauh ini pelaku menjalani proses hukum di Markas Kepolisian Sektor Idanogawo, Nias Selatan.

Menurut Kepala Kepolisian Resor Nias, Ajun Komisaris Besar Polisi Wawan Munawar, bila terbukti bersalah, tersangka dijerat dengan pasal berlapis dengan ancaman hukuman mati.(BJK/ANS)


adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada 0 Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code