Uang Palsu di Sekitar Kita
Tim Buser SCTV
Pelaku pembuat dan pengedar uang palsu yang ditangkap di Bandung.
03/12/2009 23:48 | Info Kriminal
Liputan6.com, Bandung: Peredaran uang palsu terus mengalir. Kejadian ini seakan sulit untuk dihentikan. Seperti yang terjadi di Bandung, Jawa Barat, pertengahan November silam. Kesatuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Cimahi meringkus sekawanan pembuat dan pengedar uang palsu. Polisi menyita pecahan Rp 20 ribu palsu siap edar, pecahan uang setengah jadi, dan seperangkat alat untuk mencetak uang palsu sebagai barang bukti.
Otak pembuatan uang palsu adalah Yong Permana dan Ahmad Efendi. Sedangkan yang mengedarkan uang palsu adalah Ate Mulyana, Sukmana, dan Yayat Rodiyat. Mereka beroperasi di wilayah Banjaran dan Margahayu, Bandung, dengan sasaran pedagang kecil yang mangkal di pinggir jalan. Aksi biasanya dilancarkan malam hari.
Faktor ekonomi membuat pelaku gelap mata. Di hadapan penyidik pelaku mengaku mengedarkan uang palsu untuk membeli kebutuhan sehari-hari.
Terkait masalah ini Bank Indonesia Bandung mengimbau agar masyarakat lebih teliti menerima uang pecahan besar dan memeriksa uang yang diterima. Selengkapnya saksikan video berikut ini.(AIS)
Otak pembuatan uang palsu adalah Yong Permana dan Ahmad Efendi. Sedangkan yang mengedarkan uang palsu adalah Ate Mulyana, Sukmana, dan Yayat Rodiyat. Mereka beroperasi di wilayah Banjaran dan Margahayu, Bandung, dengan sasaran pedagang kecil yang mangkal di pinggir jalan. Aksi biasanya dilancarkan malam hari.
Faktor ekonomi membuat pelaku gelap mata. Di hadapan penyidik pelaku mengaku mengedarkan uang palsu untuk membeli kebutuhan sehari-hari.
Terkait masalah ini Bank Indonesia Bandung mengimbau agar masyarakat lebih teliti menerima uang pecahan besar dan memeriksa uang yang diterima. Selengkapnya saksikan video berikut ini.(AIS)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
