Salon-Salon Plus di Banjarmasin Dirazia

  • Berita
  • 0
  • 08 Sep 2005 13:43

080905bRazia.jpg
Liputan6.com, Banjarmasin: Puluhan polisi dan Satuan Polisi Pamong Praja Pemerintahan Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, belum lama ini, menggelar razia. Penertiban kali ini ditujukan ke sejumlah salon kecantikan yang diduga menyediakan pelayanan plus alias nyambi membuka praktik mesum. Petugas juga mencari pemakai narkotik.

Razia dilakukan karena banyak pengaduan masyarakat. Namun sayang, rencana operasi tersebut keburu bocor. Salon-salon yang dicurigai berpraktik mesum dan biasa dikunjungi lelaki hidung belang mendadak sepi. Para pengunjung berlarian lewat pintu belakang untuk menghindari razia. Beberapa di antaranya terciduk.

Sementara itu, jajaran Kepolisian Sektor Tanahabang merazia sebuah toko di kawasan Kebon Melati, Jakarta Pusat. Dari tempat itu, polisi menyita lebih dari 240 botol minuman keras. Minuman berkadar alkohol itu disembunyikan di bagian belakang toko yang juga menyewakan PlayStation. Namun polisi tak menangkap penjual minuman itu.

Razia serupa digelar di Ternate, Maluku Utara. Dalam operasi yang dipimpin langsung Kepala Intel Komando Resor Militer 152/Ternate Mayor Infanteri Sulaiman dan Komandan Polisi Militer Kapten Raden Tri Cahyo, disita sebanyak 15 karung minuman keras cap Tikus di salah satu gudang di samping Pelabuhan Ahmad Yani, Ternate.

Razia ini digelar guna menindaklanjuti laporan masyarakat tentang adanya keterlibatan personel TNI dalam peredaran minuman keras di Ternate. Namun operasi kali ini terbilang gagal. Informasi bakal adanya razia telah bocor. Dua truk minuman keras yang didatangkan dari Manado, Sulawesi Utara pun lolos.(TOZ/Tim Buser SCTV)